Revitalisasi Strategi Komunikasi, Awali Revolusi Mental Aparatur Negara

Gerakan revolusi mental dapat dimulai dari strategi komunikasi yang dilaksanakan oleh aparatur negara untuk merevitalisasi positioning aparatur negara yang selama ini dinilai lamban dan terbelakang dalam hal melayani publik, berikut diungkapkan Dirjen Infomasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, selaku ketua Badan Koordinasi Humas, R. Niken Widiyastuti, ketika mendahului sambutan pada Forum Badan Koordinasi Humas (Bakohumas) di Kementerian Kordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (23/08).

Strategi Komunikasi yang dapat dilaksanakan oleh aparatur negara dapat dimulai dengan memperhatikan kesadaran terhadap publik bahwa Gerakan Revolusi Mental ini harus dimulai secara bersama sama untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian.
Kesadaran akan Revolusi Mental setelah dipahami akan berjenjang diharapkan kedepannya dapat dilaksanakan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Seiring dengan yang disebutkan oleh Ketua Bakohumas, pada kesempatan yang sama Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Sesmenko PMK) Y.B. Satya Sananugraha mengatakan, Gerakan Revolusi Mental tidak akan terlaksana jika tidak ada pembaharuan, dan pembaharuan dalam revolusi mental tidak dapat dilakukan hanya dalam satu hari namun perlu dilakukan setiap hari
Kepada peserta Bakohumas Sesmenko menyebutkan agar kedepan pemerintahan mendukung membentuk Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang mampu melayani, diperlukan integritas yang tinggi, etos kerja yang positif dan harus menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia.
Revolusi Mental itu diharapkan pemahamannya bukan merupakan pelaksanaan proyek, namun revolusi mental adalah gerakan masyarakat yang fokus kepada nilai-nilai strategis. Lalu terdapat komitmen pemerintah (politics will) yang baik, dan pelaksanaan revolusi mental berbentuk lintas sektoral yang dilaksanakan secara sistemik melibatkan partisipasi aktif antara pemerintah yang bekerja sama dengan seluruh masyarakat.
Karena itu revolusi mental harus mudah dijalankan, dengan prinsip value attack dan dapat mengembangkan moralitas publik, yang bermanfaat nyata bagi rakyat dan dapat diukur dampak kedepannya.

Sumber: Iprahumas Indonesia

 

 

  • About Us

    BAKOHUMAS (Badan Koordinasi Humas Pemerintahan) adalah wadah koordinasi seluruh humas pemerintah (departemen), lembaga negara dan BUMN yang saat ini anggotanya berjumlah 183 instansi, tidak termasuk humas di daerah (Provinsi dan kabupaten/kota) Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah memiliki peranan dan fungsi membantu pemerintah dalam melancarkan arus informasi antar lembaga pemerintah, dan antara pemerintah dengan masyarakat melalui koordinasi dan kerjasama antar humas Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, TNI, POLRI, BUMN, serta Perguruan Tinggi Nasional.