Pemkab Ponorogo Gerak Cepat Atasi Korban Selamat Palu

Terkait korban selamat dari ancaman gempa dan tsunami palu dan donggala yang mengungsi dan pulang ke kampung halamannya yang berada di Ponorogo langsung dapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Pasalnya Selasa kemarin (9/10) Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni bersama jajaran mengunjungi korban selamat akibat gempa dan tsunami Palu dan Donggala.

Dalam kunjungan tersebut Bupati Ponorogo menyerahkan bantuan kepada 39 korban selamat. Bantuan yang berupa sembako, peralatan masak, slimut, pakaian anak, dan tas yang isinya buku, alat tulis, serta kebutuhan lainnya yang dibutuhkan. “Kita akan membantu semampu kita kepada korban Palu yang berasal dari Ponorogo dan sudah tiba di Ponorogo,”ungkapnya.

Disamping kebutuhan dasar yang diberikan, Ipong juga mengungkapkan Pemkab Ponorogo juga akan memberikan uang yang bersumber dari APBD, untuk bantuan tersebut sudah diproses dan ia juga meminta do’a agar cepat selesai dalam pekan ini. “Nantinya kita anggarkan untuk bantuan uang maksimal Rp. 5 juta tiap orang,”tungkasnya.

Sementara itu Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ponorogo mengungkapkan untuk jumlah korban selamat ini nantinya bakal bisa bertambah dari jumlah yang sekarang 39 orang. “ini ada informasi kalau ada korban lain di wilayah Sooko, setelah kami kroscek dilapangan ternyata tidak ada dan ini masih terus berkembang dalam hal pendataan,”jelasnya.

Budi juga menghimbau kepada masyarakat Ponorogo bila ada saudara, kerabat, atau tetangga yang menjadi korban selamat dan sudah tiba di Ponorogo segera melapor kepada Kepala Desa, Camat, atau BPBD Ponorogo.”Ya seyogyanya masyarakat segera melapor bila ada korban yang selamat dan sudah tiba di Ponorogo ke Kepala Desa, Camat, atau BPBD Ponorogo,” himbaunya. (kominfo/fdl)

https://ponorogo.go.id/pemkab-ponorogo-gerak-cepat-atasi-korban-selamat-palu/

 

  • About Us

    BAKOHUMAS (Badan Koordinasi Humas Pemerintahan) adalah wadah koordinasi seluruh humas pemerintah (departemen), lembaga negara dan BUMN yang saat ini anggotanya berjumlah 183 instansi, tidak termasuk humas di daerah (Provinsi dan kabupaten/kota) Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah memiliki peranan dan fungsi membantu pemerintah dalam melancarkan arus informasi antar lembaga pemerintah, dan antara pemerintah dengan masyarakat melalui koordinasi dan kerjasama antar humas Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, TNI, POLRI, BUMN, serta Perguruan Tinggi Nasional.