LAPORAN PELAKSANAAN VAKSINASI ANTHRAK DI JAWA TIMUR - 2016

Sehubungan dengan telah selesainya kegiatan pengendalian dan penanggulangan penyakit Anthrak di Jawa Timur, bersama ini disampaikan dengan hormat hasil kegiatan pencegahan berupa vaksinasi dan kesiapsiagaan dini yang telah dilakukan pada tahun 2016 dan rencana vaksinasi pada tahun 2017.

Berkaitan dengan hal tersebut ada beberapa hal yang perlu kami laporkan:

  1. Kegiatan vaksinasi penyakit Anthrak pada tahun 2016 telah dilakukan sebanyak 46.732 dosis di 3 kabupaten dan 1 kota dengan rincian sebagai berikut:

    NO.

    KABUPATEN

    SUMBER DANA

     

     

    APBN

    APBD I

    APBD II

    1.

    Pacitan

    16.000

    10.000

    2.382

    2.

    Blitar

    1.600

    500

    0

    3.

    Kota Blitar

    400

    0

    0

    4.

    Tulungagung

    1.750

    500

    13.600

    Total

    19.750

    11.000

    15.982

  2. Rencana vaksinasi penyakit Anthrak pada tahun 2017 akan dilakukan sebanyak 48.500 dosis di 3 kabupaten dengan rincian sebagai berikut:

    NO.

    KABUPATEN

    SUMBER DANA

     

     

    APBN

    APBD I

    APBD II

    1.

    Pacitan

    15.000

    1.000

    6.000

    2.

    Blitar

    5.000

    0

    0

    4.

    Tulungagung

    10.000

    0

    11.500

    Total

    30.000

    1.000

    17.500

  3. Sebagaimana Surat Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur nomor: 524.3/10246/115.02/2016 tanggal 8 November 2016 tentang Laporan Perkembangan Kasus Anthrak di Pacitan, masih tersisa sebanyak 82.000 dosis vaksin Anthrak produksi PUSVATMA yang dialokasikan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan expired date telah habis (14 Desember 2016)
  4. Sehubungan dengan kondisi tersebut, mohon arahan terkait sisa vaksin dengan masa expired date yang telah habis;

  5. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui dana P-APBD tahun 2016 telah mengalokasikan vaksin Anthrak dengan expired date Juni 2018 sebanyak 40.000 dosis untuk 3 kabupaten (Pacitan, Blitar dan Tulungagung) serta obat – obatan dalam rangka kesiapsiagaan darurat penyakit Anthrak di 12 kabupaten/kota wilayah beresiko

 

Demikian untuk menjadikan maklum atas perhatian dan kerjasamanya, disampaikan terima – kasih.

  • About Us

    BAKOHUMAS (Badan Koordinasi Humas Pemerintahan) adalah wadah koordinasi seluruh humas pemerintah (departemen), lembaga negara dan BUMN yang saat ini anggotanya berjumlah 183 instansi, tidak termasuk humas di daerah (Provinsi dan kabupaten/kota) Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah memiliki peranan dan fungsi membantu pemerintah dalam melancarkan arus informasi antar lembaga pemerintah, dan antara pemerintah dengan masyarakat melalui koordinasi dan kerjasama antar humas Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, TNI, POLRI, BUMN, serta Perguruan Tinggi Nasional.